Wednesday, 27 January 2016

Strategi SNMPTN 2016

Bagi kalian yang sekarang sudah duduk di bangku kelas 3 SMA, pastinya udah punya rencana buat masa depan kan?

dan hal pertama yang harus kalian lewati adalah "Lulus dari SMA", ya sekarang Ujian Nasional bukan lagi sebagai penentu kelulusan, tentunya kalian sudah mengetahu hal itu. yang menentukan kelulusan sekarang adalah  100% pihak sekolah masing-masing, sehingga kalian tidak perlu terlalu khawatir lagi.

Jadi buat kalian yang sekarang mau fokus UN dulu saya sarankan mending belajar buat SBMPTN aja.
Tingkat kesulitan soal SBMPTN itu jauh dari soal UN , yah kecuali buat kalian yang ngincar beasiswa kuliah ke luar negeri sih, soalnya nilai UN masih menjadi salah satu faktor lulus atau tidak nya kalian di seleksi beasiswa itu.

Tapi, daripada repot-repot belajar lagi buat SBMPTN mending maksimalkan peluang di SNMPTN

Jalur SNMPTN sering disebut-sebut sebagai jalur gaib, kenapa? jalur SNMPTN sebenarnya menilai rapor siswa selama SMA kan? tetapi sering kita jumpai kasus dimana siswa yang nilainya setinggi langit tidak lulus jalur SNMPTN, 

menurut saya kasus tadi wajar-wajar saja, coba kalian bayangkan Budi seorang siswa  yang nilainya tinggi, dan dia nembak fakultas di Universitas yang jumlah peminatnya ada 3000 orang, sedang Badu seorang siswa biasa dari sekolah biasa  nembak fakultas di Universitas X (Universitas yang sama) yang jumlah peminatnya hanya 100 orang, menurut kalian siapa yang berhasil lulus? secara matematika dengan menyampingkan nilai Budi dan Badu, sudah jelas Badu yang berkemungkinan besar lulus,

Nah, probabilitas matematik inilah yang akan kita tingkatkan. 

inilah yang dinamakan sebuah strategi.

berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan guna mempersiapkan strategi SNMPTN  kalian



Nilai Rapor
SNMPTN menggunakan nilai rapor untuk seleksinya. Usahakan nilai kalian stabil cenderung naik tiap semesternya. Nilai rapor yang digunakan untuk seleksi itu dari semester 1 sampai 5 (kelas 12 semester 1). Tapi nilai rapor yang tinggi bukan jaminan kalian akan lolos SNMPTN.

Jumlah Peminat dan Daya Tampung
Dalam pemilihan Prodi di SNMPTN usahakan kalian melihat  jumlah peminat dan daya tampung jurusan. Kalian bisa melihat Jumlah Peminat dan Daya Tampung di laman SNMPTN . Usahakan kalian melihat jurusan dengan daya tampung yang cukup banyak dan jumlah peminat yang sedikit, ini akan memperbesar peluang kalian untuk lolos. 

Pemilihan Universitas
Tiap tahun pasti akan muncul beberapa universitas dengan jumlah pendaftar SNMPTN terbanyak. Usahakan kalian tidak memilih universitas-universitas tersebut di SNMPTN karena akan memperkecil peluang untuk lolos.


Alumni
Banyak yang bilang jumlah alumni di suatu universitas juga mempengaruhi peluang kita untuk lolos. Tentunya alumni yang berprestasi dan satu jurusan dengan yang kita pilih. Cara ini sudah saya gunakan dan terbukti bisa meloloskan saya ke PTN melalui jalur SNMPTN. Entah kebetulan atau memang “alumni” menjadi faktor penting dalam proses seleksi. Kalian bisa meminta data kakak kelas yang diterima SNMPTN tahun sebelumnya ke BK.

Persaingan Tingkat Sekolah
Dalam satu sekolah mungkin akan ada lebih dari 200 orang yang mengikuti SNMPTN, pasti ada beberapa siswa yang memilih prodi dan universitas yang sama. Sekarang pertanyaanya, apa mungkin dalam satu sekolah akan ada siswa yang diterima dengan pilihan yang sama? Hal itu bisa terjadi namun kemungkinanya cukup kecil. 
Tips dari saya jika kalian ingin memilih prodi usahakan di sekolah hanya kalian yang memilih. Jika ada yang sama dan nilainya lebih besar saya sarankan untuk mengganti pilihan prodi karena kalian akan kalah dalam persaingan tingkat sekolah.

 Prestasi
Saat pendaftaran SNMPTN kalian bisa memasukan maksimal 3 piagam. Jika kalian memiliki lebih dari 3 saya sarankan untuk memasukan yang tingkatnya paling tinggi. Seperti tingkat kota, nasional atau internasional.
buat kalian yang pernah ikut OSN, katanya piagam dari kemendikbud lumayan diperhitungkan loh 

oke, semoga sukses :)



0 komentar:

Post a Comment