Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata "game"? menyenangkan? mengasyikkan? ngeselin? teamwork? kepandaian? balapan? tembak-tembakan? pedang-pedangan? ngabisin waktu? planning and strategy?. Kata game ini sudah tidak asing lagi ditelinga kita bukan? pernahkah kamu dimarahin bapak ibuk gara-gara main game terus? lupa ngerjain pr karena game? kuot
a habis gara-gara main game online? rela ngemis duit buat main di warnet? hahaha.
Di Indonesia imej dari game dan para gamer itu sendiri masih dibilang tidak terlalu baik, wajar saja, memang banyak dampak negatif dari game ini, terutama game mmorpg yang menyita hampir semua waktu hidup kita demi menghidupkan diri kita yang ada di game, rela nggak makan, nggak tidur, dan nggak sekolah. inilah yang menyebabkan imej game itu menjadi rusak
tapi dibalik semua itu, sebenarnya game mempunyai berbagai dampak positif juga, diantaranya; meningkatkan kemampuan perhitungan, pengambilan keputusan, pertimbangan, opportunity cost, kemampuan berpikir cepat, dan perencanaan serta pengembangan strategi.
seperti yang sudah kalian ketahui salah satu universitas di Korea Selatan yaitu Chung-Ang University menerima pelamar e-sport yang akan dimasukkan ke fakultas olahraga. Di Indonesia ada juga Perguruan tinggi yang membuka jurusan tentang game, meskipun bukan tentang gaming sih tapi lebih mengarah ke industri game.
Thursday, 28 January 2016
Jurusan "Game" di Indonesia
Perguruan tinggi mana sajakah itu? Berikut adalah lima perguruan tinggi di Indonesia yang membuka jurusan game:
Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah salah satu perguruan tinggi yang membuka jurusan game. Jurusan game yang dibuka untuk program S2 adalah Teknologi Media Digital dan Game di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB. Jurusan Teknologi Media Digital dan Game ITB memiliki visi menjadi tempat pendidikan atau pembelajaran, riset dan pengembangan teknologi media digital dan game yang unggul, handal, dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan bermartabat di dunia.
Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB juga memiliki peminatan terhadap game untuk jurusan S1 Desain Komunikasi Visual dan S2 Komunikasi Visual dan Multimedia.Game sendiri dikategorikan sebagai new media dan multimedia untuk kedua jurusan ini.
BINUS University, salah satu universitas yang secara khusus membuka program S1 dengan topik spesifik tentang game. Lewat program Game Application and Technology yang di-launch pada Agustus 2011, BINUS University mencoba melahirkan lulusan-lulusan yang siap untuk terjun ke industri game.
Program studi ini merupakan hasil kerja sama ITS dengan Depdiknas Biro Perencanaan Luar Negeri (PKLN). Jurusan Game Technolgy-PKLN ITS merupakan gabungan antara bidang desain grafis dan teknik komputer. Target program ini adalah guru-guru Sekolah Menengah Atas yang dididik sehingga menjadi Magister Teknik yang mampu menyajikan modul-modul pembelajaran dalam bentuk game dan animasi software komputer.
Sepertinya sudah banyak perguruan tinggi yang memiliki program pendidikan Desain Komunikasi Visual (DKV), namun UMN dalam program studi DKV-nya juga memfokuskan peminatan kepada game. Peminatan Interactive Media Design Universitas Multimedia Nusantara bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu membuat desaingame dan desain media interaktif dengan penekanan pada sisi artistik visual, gameplay, dan interaktivitasnya.
Program studi Teknik Informatika UMN pun memiliki peminatan untuk game developmentyang sudah berjalan selama dua tahun. Peminatan ini bertujuan menghasilkan lulusan berwawasan internasional yang kompeten di bidang rekayasa piranti lunak (software engineering), berjiwa wirausaha, dan berbudi pekerti luhur.
D4 Teknologi Game PENS, dibentuk dengan memiliki visi untuk menjadi pusat unggulan atau center of excellence bidang teknologi game di Indonesia. Pembentukan program studi ini lebih menitikberatkan pada terciptanya tenaga pengembang gamesecara menyeluruh mulai dari tahapan perencanaan sampai produk game bisa dipasarkan. Ini akan berimplikasi pada naiknya jumlah pengembang game di Indonesia akan semakin bertambah.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 komentar:
Post a Comment