Job Description atau lebih dikenal dengan Job Desc atau Job Desk merupakan panduan dari perusahaan kepada karyawannya dalam menjalankan tugas. Semakin jelas job description yang diberikan, maka semakin mudah bagi karyawan untuk melaksanakan tugas sesuai dengan tujuan perusahaan

Job Description adalah penyataan tertulis mengenai gambaran suatu pekerjaan, kondisinya, dan hubungannya dengan bagian lain dalam organisasi.
Job description adalah bagian penting dari sistem pengembangan SDM. Ibarat navigator, job desc adalah peta yang menentukan arah, kemana harus berbelok, berapa kecepatan yang diperlukan dan lainnya.
Job Description sangat penting untuk diketahui oleh orang bersangkutan yang bekerja pada suatu perusahaan dan menduduki suatu jabatan tertentu.
No
|
Posisi
|
Job
Description
|
1
|
Pimpinan
|
Direktur/pimpinan merupakan struktur organisasi
perusahaan manufaktur yang tertinggi. Bagian ini merupakan pihak yang
bertanggung jawab terhadap segala bentuk operasional atau berjalannya roda
perusahaan
Tugas Direktur/pimpinan:
1.
Memimpin seluruh dewan atau komite
eksekutif
2.
Menawarkan visi dan imajinasi di tingkat
tertinggi
3.
Memimpin rapat umum, dalam hal: untuk
memastikan pelaksanaan tata-tertib; keadilan dan kesempatan bagi semua untuk
berkontribusi secara tepat;menyesuaikan alokasi waktu per item masalah;
menentukan urutan agenda; mengarahkan diskusi ke arah konsensus; menjelaskan
dan menyimpulkan tindakan dan kebijakan
4.
Bertindak sebagai perwakilan organisasi
dalam hubungannya dengan dunia luar
5.
Memainkan bagian terkemuka dalam menentukan
komposisi dari board dan sub-komite, sehingga tercapainya keselarasan dan
efektivitas.
6. Mengambil
keputusan sebagaimana didelegasikan oleh bawahannya atau pada situasi
tertentu yang dianggap perlu, yang diputuskan, dalam meeting-meeting di
perusahaannya
|
2
|
Divisi Pengadaan
|
Tugas Purchasing Officer:
1. Membuat
laporan pembelian & pengeluaran barang ( inventory,material dll )
2. Melakukan
pengelolaan pengadaan barang melalui perencanaan secara sistematis dan
terkontrol ( FIFO atau ERP/ MRP )
3. Melakukan
pemilihan / seleksi rekanan pengadaan sesuai kriteria perusahaan
4. Bekerjasama
dengan departemen terkait untuk memastikan kelancaran operasional perusahaan
5. Memastikan
kesedian barang/material melalui mekanisme audit / cotrol stock
|
3
|
Divisi Produksi
|
Tugas Divisi Produksi:
1. Menentukan
jenis dan jumlah barang-barang yang harus dibeli
2. Menentukan
bilamana pesanan akan dilakukan
3. Memeriksa
barang yang diterima
4. Memelihara
barang di gudang
5. Mengadakan
pemeriksaan dan penganalisaan
|
4
|
Divisi Keuangan
|
Tugas Divisi Keuangan:
1. Membuat,
memeriksa dan mengarsip faktur, nota supplier, laporan AP/AR untuk memastikan
status hutang/piutang
2. Membuat
, mencetak tagihan dan surat tagihan untuk memastikan tagihan terkirim kepada
pelanggan dengan benar dan tepat waktu
3. Menerima,
memeriksa tagihan dari vendor dan membuat rekapnya untuk memastikan
pembayaran terkirim tepat waktu
4. Memeriksa
rangkuman kas kecil untuk memastikan penggunaan dan ketersediaan kas kecil
yang efektif
5. Menginput
penerimaan pembayaran dari pelanggan, dan pembayaran ke supplier dengan tepat
waktu dan akurat untuk memastikan ketepatan waktu dan keakuratan penerimaan
maupun pembayaran
6. Memeriksa
laporan rekonsiliasi untuk memastikan data terinput dengan benar
7. Mengarsip
seluruh dokumen transaksi untuk menjaga ketertiban administrasi dan
memudahkan penelusuran dokumen
8. Melakukan
stock opname setiap akhir bulan untuk melihat ada/tidaknya selisih jumlah
barang di gudang dan catatan di keuangan
|
5
|
Divisi Marketing
|
1.
Membuat, merumuskan, menyusun, menetapkan
konsep dan rencana umum
perusahaan, mengarahkan dan
memberikan kebijakan/keputusan atas segala rancang bangun dan implementasi
manajemen pemasaran, penjualan dan promosi ke arah pertumbuhan dan
perkembangan perusahaan.
2.
Mengarahkan karyawan untuk meningkatkan
seluruh sumber daya yang ada secara
optimal bagi kepentingan
perusahaan.
3.
Memberikan kemampuan profesional secara
optimal bagi kepentingan perusahaan.
revisi banner KPI Pemasaran
4.
Menyusun, mengatur, menganalisis,
mengimplementasi dan mengevaluasi
manajemen pemasaran, penjualan dan
promosi secara bertanggungjawab bagi perkembangan dan kemajuan perusahaan.
5.
Melakukan pengawasan dan pengendalian atas
seluruh kinerja manajemen
pemasaran, penjualan dan promosi
bagi kepentingan perusahaan.
6.
Menciptakan suasana tenang, damai dan enerjik
terhadap seluruh aktivitas
perusahaan.
7.
Mengarahkan seluruh karyawan untuk bekerja
secara profesional, efisien dan
efektif.
8.
Merealisasikan dan melaksanakan
rencana-rencana serta prosedur-prosedur yang
diterapkan melalui pendelegasian
wewenang pada departemen pemasaran, penjualan dan promosi, yang berada di
bawah tanggungjawabnya.
9.
Membuat laporan kegiatan kepada Direktur Utama
setiap 1 (satu) bulan sekali
sebagai pertanggungjawaban seluruh
aktivitas manajemen pemasaran, penjualan dan promosi.
10.
Mengadakan pengawasan terhadap seluruh kinerja
departemen pemasaran,
penjualan dan promosi.
11.
Menciptakan konsep dasar, kerangka dan
prosedur departemental berdasarkan
kebutuhan dan konsep yang diajukan
oleh departemen pemasaran, penjualan dan promosi.
12.
Memastikan dan mengawasi aplikasi dari setiap
aspek organisasi, penerima motivasi
manajemen pemasaran, penjualan dan
promosi, menyatu dengan sasaran strategi perusahaan dan memberikan sumbangan
terhadap berhasilnya pencapaian sasaran-sasaran.
13.
Membuat, menyusun dan menetapkan rencana kerja
dan pelaporan yang mencakup
hal-hal: Bahan-bahan laporan
meliputi, Kelengkapan data, Rekapitulasi kerja, Rencana kerja, Evaluasi
hasil, Informasi-informasi lain. Prosedur laporan meliputi; Membuat laporan
perencanaan untuk melengkapi, menambah dan memper baiki hasil dari suatu data
maupun evaluasi, Menyusun suatu laporan berkala, dari bawah ke atas
disesuaikan dengan kebutuhan data, Bila dianggap perlu menyusun suatu laporan
khusus yang berkaitan dengan kebutuhan mendesak.
14. Memelihara sistem
pertanggungjawaban guna kepentingan perusahaan.
15. Memelihara sistem
pertanggungjawaban perusahaan guna kepentingan
manajemen
pemasaran, penjualan dan promosi dalam pemeriksaan
pengeluaran oleh perusahaan
|
6
|
HRD
|
Tugas HRD:
1. Bertanggung jawab di dalam pengelolaan dan
pengembangan Sumber Daya Manusia, yaitu dalam hal perencanaan, pelaksanaan
dan pengawasan kegiatan sumber daya manusia, termasuk pengembangan
kualitasnya dengan berpedoman pada kebijaksanaan dan prosedur yang berlaku di
perusahaan.
2. Bertanggung jawab terhadap hal-hal yang
berkaitan dengan kegiatan-kegiatan pembinaan government & industrial
serta mempunyai kewajiban memelihara dan menjaga citra perusahaan.
3. Menyusun,
merencanakan, mengawasi dan mengevaluasi anggaran biaya kegiatan secara
efektif dan efisien serta bertanggung jawab terhadap setiap pengeluaran hasil
kegiatan
4. Bertanggung
jawab terhadap perencanaan, pengawasan dan melaksanakan evaluasi terhadap
jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan.
5. Melaksanakan
seleksi, promosi, transfering, demosi terhadap karyawan yang dianggap perlu.
6. Melaksanakan
kegiatan-kegiatan pembinaan, pelatihan dan kegiatan lain yang berhubungan
dengan pengembangan mental, keterampilan dan pengetahuan karyawan sesuain dengan standard
perusahaan.
7. Bertanggung jawab terhadap kegiatan yang
berhubungan dengan rekapitulasi absensi karyawan,perhitungan gaji, tunjangan
dan bonus.
|
7
|
Divisi Quality Controlling
|
Tugas
Divisi Quality Control Manager
1. Memantau
perkembangan semua produk yang diproduksi oleh perusahaan.
2. Bertanggung
jawab untuk memperoleh kualitas dalam produk dan jasa perusahaannya.
3. Tugas
utama Quality Control tetap sama di semua industri Namun, metode untuk
menentukan kualitas suatu produk bervariasi setiap perusahaan.
4. Dalam
produk material, QC harus memverifikasi kualitas produk dengan bantuan
parameter seperti berat badan, tekstur dan sifat fisik lain dari perusahaan.
5. Dalam
industri mekanik QC menjamin kualitas setiap bagian secara individual.
Demikian juga, untuk setiap industri metode ini bervariasi setiap produk.
6. QC
memonitor setiap proses yang terlibat dalam produksi produk.
7. Memastikan
kualitas barang yang dibeli serta barang jadi.
8. Merekomendasikan
pengolahan ulang produk-produk berkualitas rendah.
9. Bertanggung
jawab untuk dokumentasi inspeksi dan tes yang dilakukan pada produk dari
sebuah perusahaan.
10. QC
harus memastikan produk dari standar perusahaan memenuhi mutu ISO seperti
9001, ISO 9002 dll
11. Menjaga
checklist proses inspeksi dan protokol yang digunakan dalam suatu perusahaan.
12. Bertanggung
jawab untuk mengidentifikasi masalah dan isu-isu mengenai kualitas produk dan
juga harus membuat rekomendasi kepada otoritas yang lebih tinggi.
13. Membuat
analisis catatan sejarah perangkat dan dokumentasi produk sebelumnya untuk
referensi di masa mendatang.
|
semoga bermanfaat!






0 komentar:
Post a Comment